Seluruh Saham KCIC BUMN Segera Dialihkan ke Kementerian Keuangan
Pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Danantara akan mengalihkan seluruh kepemilikan saham PT KCIC dari konsorsium BUMN ke Kementerian Keuangan.
JAKARTA — Seluruh kepemilikan saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang saat ini dipegang oleh konsorsium BUMN melalui PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) akan segera dialihkan ke Kementerian Keuangan. Langkah strategis ini merupakan bagian dari transformasi besar di bawah naungan Badan Pengelola Investasi Danantara sebagaimana dilaporkan oleh CNBC Indonesia pada Selasa (18/08/2026).
Proses restrukturisasi ini mencakup pengalihan aset dari entitas BUMN agar berada langsung di bawah koordinasi pemerintah pusat. Hal ini dilakukan seiring dengan peran Danantara yang mulai mengonsolidasikan berbagai aset negara untuk optimalisasi pengelolaan investasi nasional di masa mendatang.
Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara mengonfirmasi bahwa perpindahan kepemilikan tersebut bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan dan manajemen risiko proyek kereta cepat. Seluruh proses pengalihan saham PSBI ditargetkan selesai dalam waktu dekat sesuai dengan mandat regulasi yang berlaku.
PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia sendiri merupakan pemegang saham mayoritas di KCIC bersama dengan pihak konsorsium dari China. Dengan pengalihan ini, Kementerian Keuangan akan memiliki kendali langsung terhadap partisipasi Indonesia dalam proyek infrastruktur transportasi strategis tersebut.
Informasi mengenai pengalihan kepemilikan saham PT Kereta Cepat Indonesia China ini pertama kali dipublikasikan oleh CNBC Indonesia pada 18 Agustus 2026. Hingga saat ini, proses administrasi pengalihan aset terus berjalan sesuai dengan arahan koordinasi antara Kementerian BUMN dan kementerian terkait.
