Baca Live
PASAR MODAL

Saham BYAN Melonjak 20 Persen di Tengah Rumor Akuisisi oleh Haji Isam

Harga saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengalami kenaikan signifikan hingga 20 persen yang turut mendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Selasa.

JAKARTA — Saham emiten pertambangan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengalami lonjakan harga hingga 20 persen pada perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026 pagi, menyusul munculnya rumor rencana akuisisi oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau yang dikenal sebagai Haji Isam. Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, pergerakan masif pada saham BYAN ini menjadi motor utama yang mendorong kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih dari 1 persen saat pembukaan pasar.

Data perdagangan menunjukkan nilai saham BYAN sempat menyentuh angka penguatan 18,75 persen hingga 20 persen tak lama setelah bursa dibuka. Kenaikan drastis pada sektor energi ini memberikan sentimen positif bagi pasar modal domestik, di mana sosok Haji Isam dianggap menjadi pendorong utama aktivitas transaksi pada pagi hari tersebut.

IHSG sendiri terpantau bergerak menguat di zona hijau dengan sokongan kuat dari saham-saham di sektor komoditas. Lonjakan saham milik Low Tuck Kwong ini terjadi secara cepat di tengah spekulasi pasar mengenai perubahan struktur kepemilikan perusahaan, meskipun belum ada pernyataan resmi lebih lanjut terkait detail proses akuisisi yang dirumorkan tersebut.

Kinerja saham BYAN ini dilaporkan oleh CNBC Indonesia dalam pantauan pasar tanggal 18 Agustus 2026. Hingga saat ini, pelaku pasar masih mencermati kelanjutan dari informasi akuisisi yang melibatkan taipan asal Kalimantan tersebut terhadap salah satu produsen batu bara terbesar di Indonesia.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?