Baca Live
PASAR MODAL

Rekomendasi Saham Pilihan Saat IHSG Melemah 1,48 Persen ke Level 6.405

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan sebesar 1,48 persen ke level 6.405,69 di tengah aksi jual bersih investor asing senilai Rp201,10 miliar menurut laporan CNBC Indonesia.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan sebesar 1,48 persen menuju posisi 6.405,69 di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif berdasarkan laporan CNBC Indonesia pada Kamis, 27 Agustus 2026. Seluruh sektor saham terpantau mengalami pelemahan yang dibarengi dengan aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing dengan nilai mencapai Rp201,10 miliar.

Meskipun kondisi pasar sedang mengalami koreksi, terdapat sejumlah saham yang dinilai memiliki potensi menarik bagi para investor. Beberapa emiten yang masuk dalam daftar rekomendasi di tengah volatilitas ini meliputi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Pilihan ini muncul saat pelaku pasar cenderung bersikap waspada terhadap pergerakan indeks.

Selain sektor energi dan konstruksi, saham di sektor kesehatan dan jasa juga mendapatkan perhatian. PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) dan PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) menjadi bagian dari deretan saham yang layak dipantau menurut data yang dirilis pada 27 Agustus 2026. Penurunan IHSG ke level 6.405 ini menjadi indikator penting bagi investor untuk mengatur ulang strategi portofolio mereka.

Penurunan ini mencerminkan sentimen negatif yang merata di pasar modal Indonesia, namun fluktuasi harga saham tertentu tetap memberikan ruang bagi investor untuk masuk pada harga yang lebih rendah. Laporan CNBC Indonesia menekankan bahwa pergerakan pasar saat ini masih dipengaruhi oleh tekanan jual asing yang cukup signifikan di berbagai sektor fundamental.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?