Gurita Bisnis Keluarga Gokongwei: Dari Cebu Air Hingga Piatoss dengan Kekayaan Rp33,9 Triliun
Keluarga Gokongwei mencatatkan kekayaan sebesar Rp33,9 triliun melalui berbagai sektor usaha mulai dari maskapai Cebu Air hingga produsen makanan ringan Piatoss.
JAKARTA — Keluarga Gokongwei mengukuhkan posisi sebagai salah satu entitas bisnis paling berpengaruh di Asia Tenggara dengan nilai kekayaan yang mencapai Rp33,9 triliun menurut laporan CNN Indonesia pada 17 Agustus 2026. Kekayaan fantastis ini bersumber dari kepemilikan saham di berbagai perusahaan lintas sektor, termasuk transportasi udara, industri makanan, hingga jaringan ritel modern.
Sektor aviasi menjadi salah satu penopang utama pendapatan keluarga ini melalui maskapai Cebu Air, yang dikenal sebagai salah satu penyedia layanan penerbangan berbiaya rendah terbesar. Ekspansi bisnis mereka tidak berhenti di situ, melainkan merambah ke industri konsumsi melalui produksi makanan ringan populer seperti keripik kentang Piatoss yang memiliki pangsa pasar luas di kawasan regional.
Selain manufaktur dan transportasi, keluarga Gokongwei juga memperkuat posisi mereka di industri ritel melalui jaringan toko diskon O!save. Diversifikasi usaha yang strategis ini memungkinkan mereka menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di tengah fluktuasi pasar global dengan mengandalkan unit bisnis yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat.
Posisi finansial yang solid ini menempatkan keluarga tersebut dalam jajaran konglomerat dengan portofolio bisnis paling terdiversifikasi. Mengutip laporan resmi CNN Indonesia pada Agustus 2026, dominasi mereka di sektor ritel dan konsumsi terus menunjukkan tren penguatan melalui efisiensi rantai pasok dan perluasan jangkauan pasar ritel diskon di berbagai wilayah.
