IHSG Parkir di Zona Hijau Sesi I, BBRI dan GOTO Jadi Incaran Asing Meski Net Sell Berlanjut
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 0,70 persen pada penutupan sesi I, meskipun investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp264,31 miliar.
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,70 persen pada Kamis, 27 Agustus 2026, berdasarkan laporan pergerakan pasar saham terkini dari CNBC Indonesia.
Kenaikan indeks domestik ini terjadi di tengah dinamika transaksi investor asing yang terpantau masih melakukan aksi jual bersih atau net sell. Data perdagangan menunjukkan total nilai pelepasan aset oleh pemodal luar negeri mencapai Rp264,31 miliar di seluruh pasar saham Indonesia.
Meskipun secara akumulatif asing mencatatkan penjualan bersih, beberapa saham big cap dan emiten teknologi tetap menjadi fokus transaksi. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dilaporkan menjadi instrumen yang paling banyak dilepas oleh investor internasional pada paruh pertama perdagangan hari ini.
Fenomena ini menunjukkan bahwa penguatan IHSG didorong oleh dominasi aliran dana investor domestik yang mampu mengimbangi tekanan jual dari pihak asing. Pergerakan positif indeks pada sesi pertama memberikan sentimen optimis terhadap ketahanan pasar modal lokal di tengah volatilitas aliran modal global.
Penutupan sesi I ini dilaporkan secara langsung oleh CNBC Indonesia pada 27 Agustus 2026, yang mencerminkan kondisi terkini mekanisme pasar dan profil transaksi harian di Bursa Efek Indonesia.
