IHSG Meroket ke Level 6.500, Investor Asing Catat Net Sell Rp264,31 Miliar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tajam 1,39 persen ke level 6.494,55 pada 27 Agustus 2026 di tengah aksi jual bersih investor asing senilai Rp264,31 miliar.
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan signifikan sebesar 1,39 persen ke level 6.494,55 pada perdagangan 27 Agustus 2026, berdasarkan laporan CNBC Indonesia pada Kamis siang. Meskipun mayoritas saham bergerak di zona hijau, investor asing justru mencatatkan aksi jual bersih atau net sell dengan nilai mencapai Rp264,31 miliar di pasar saham domestik.
Kenaikan tajam ini membawa IHSG kembali bergerak mendekati level psikologis 6.500 setelah pada sesi pertama perdagangan sempat menguat 0,70 persen. Pergerakan positif indeks ini didorong oleh dominasi saham-saham yang ditutup di zona hijau, menunjukkan optimisme pasar lokal yang kuat di tengah tekanan jual dari pelaku pasar internasional.
Berdasarkan data perdagangan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi sasaran utama pelepasan aset oleh investor asing. Kedua emiten berkapitalisasi besar tersebut mencatatkan volume penjualan tertinggi dibandingkan saham lainnya di saat indeks secara akumulatif menunjukkan tren kenaikan.
Fenomena penguatan indeks di tengah net sell asing ini menunjukkan adanya daya serap yang kuat dari investor domestik terhadap saham-saham yang dilepas pihak asing. Hingga penutupan sesi yang dilaporkan oleh CNBC Indonesia pada 27 Agustus 2026, IHSG tetap bertahan di zona positif meskipun tekanan jual pada saham-saham blue chip seperti BRI tetap berlangsung.
