IHSG Ditutup Menguat ke 6.449 pada 18 Agustus 2026, Saham BYAN Jadi Penopang
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,75 persen ke level 6.449 pada perdagangan Selasa (18/8/2026). Lonjakan saham sektor energi, khususnya BYAN, menjadi pendorong utama kenaikan indeks.
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,75 persen ke posisi 6.449 pada perdagangan Selasa (18/8/2026) sore setelah libur panjang peringatan HUT RI, sebagaimana dilaporkan oleh CNN Indonesia dan CNBC Indonesia.
Penguatan indeks ini didorong secara signifikan oleh kenaikan saham di sektor energi. Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) tercatat menjadi salah satu penopang utama yang mengangkat performa indeks pada hari pertama perdagangan setelah libur nasional tersebut.
Selain pergerakan saham energi, pelaku pasar saat ini tengah memantau sejumlah sentimen ekonomi penting. Para investor dilaporkan masih menunggu keputusan mengenai suku bunga serta perilisan data utang luar negeri yang diprediksi akan mempengaruhi arah pasar ke depan.
Data dari CNN Indonesia pada 18 Agustus 2026 menunjukkan laju positif IHSG yang konsisten hingga penutupan pasar sore hari. CNBC Indonesia juga mencatat bahwa sentimen sektor energi tetap menjadi faktor dominan di tengah kehati-hatian investor memantau indikator makroekonomi.
